Artikel Terbaru >

Terbaru

Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts

Video Kontes Naki Sumo, Kontes Bayi Menangis di Jepang


Di berbagai belahan dunia, terdapat tradisi yang unik dan berbeda-beda saat menyambut ke datangan seorang bayi di dalam keluarga. Berbagai prosesi acara pun dilakukan demi untuk mendo'akan bayi mereka.


Yang menarik, tidak jarang tradisi dan kebiasaan yang dilakukan untuk itu terkadang terdengar aneh.


Di Jepang, ada sebuah tradisi menarik yang dilakukan sebagian warganya untuk mendo'akan bayi mereka. Seperti yang dilansir Boldsky.com, tradisi tersebut dinamakan Naki Sumo atau sebuah kontes bayi menangis.

Festival tangisan bayi di Jepang merupakan kontes untuk balita. Para pegulat Sumo menggendong bayi di tangan mereka dan memandangi bayi itu sampai menangis. Ketika bayi menangis, ibu dari anak berdoa untuk kesehatan bayi mereka.

Bayi yang menangis dengan suara keras dan lantang akan terpilih sebagai pemenang kontes bayi menangis. Festival tradisional ini telah berusia 400 tahun. Setiap tahun lebih dari 100 bayi berpartisipasi dalam festival Naki Sumo. Para ibu membawa bayi mereka ke festival ini untuk mendapatkan berkat Tuhan dan melawan roh jahat. Saat bayi diambil oleh pegulat sumo, seorang wasit berkostum tradisional berdiri di samping mereka. Wasit mencatat durasi tangisan dan berdoa untuk kesehatan si Bayi.


Berikut Video Kontes Naki Sumo, Kontes Bayi Menangis di Jepang:





Naki Sumo dirayakan dengan rasa sukacita dan keyakinan bahwa bayi yang menangis paling keras adalah anak yang sangat diberkati. Ada pepatah dipercaya oleh orang Jepang, "Bayi menangis tumbuh lebih cepat". Jadi, bayi yang menangis yang paling diberkati dan menerima berkat-berkat besar dari Tuhan dan akan menjadi sehat.


sumber 

Kumpulan Cerita Rakyat Jepang yang Paling Terkenal

Mendengar kata Jepang, apa sih yang ada di pikiran sobat (selain miyabi)??? budaya jepang? karya seni origami? hantu jepang? tokoh kartun? Yak ! banyak sekali hal yang menarik di negara sakura tersebut, dan berikut adalah hal yang gak kalah menariknya, yaitu kumpulan cerita rakyat Jepang yang terkenal.


1. Urashima Taro



Seorang nelayan bernama Urashima Tarō menolong seekor penyu yang sedang disiksa sekawanan anak-anak. Sebagai rasa terima kasih telah ditolong, penyu mengajak Tarō berkunjung ke Istana Laut. Dengan menunggang penyu, Tarō pergi ke Istana Laut yang ada di dasar laut.

Di sana, Tarō bertemu putri jelita di Istana Laut yang bernama Putri Oto. Bagaikan mimpi, Tarō ditemani Putri Oto selama beberapa hari. Hingga akhirnya Tarō ingin pulang. Putri Oto mencegahnya, tapi tahu usahanya akan sia-sia. Putri Oto memberinya sebuah kotak perhiasan (tamatebako), dan berpesan agar kotak tidak dibuka. Dengan menunggang seekor penyu, Tarō tiba kembali di kampung halamannya. Namun semua orang yang dikenalnya sudah tidak ada. Tarō merasa heran, lalu membuka kotak hadiah dari Putri Oto. Asap keluar dari dalam kotak, dan seketika Tarō berubah menjadi seorang laki-laki yang sangat tua.

Menurut perhitungan waktu di dasar samudra, Tarō hanya tinggal selama beberapa hari saja. Namun menurut waktu di daratan, Tarō pergi selama 700 tahun.


2. Momotarō

 

Di zaman dulu kala, hiduplah seorang kakek dan nenek yang tidak punya anak. Ketika nenek sedang mencuci di sungai, sebutir buah persik yang besar sekali datang dihanyutkan air dari hulu sungai. Buah persik itu dibawanya pulang ke rumah untuk dimakan bersama kakek. Dipotongnya buah persik itu, tapi dari dalamnya keluar seorang anak laki-laki.

Anak itu diberi nama Momotarō, dan dibesarkan kakek dan nenek seperti anak sendiri. Momotarō tumbuh sebagai anak yang kuat dan mengutarakan niatnya untuk membasmi raksasa. Pada waktu itu memang di desa sering muncul para raksasa yang menyusahkan orang-orang desa. Momotarō berangkat membasmi raksasa dengan membawa bekal kue kibidango. Di tengah perjalanan menuju pulau raksasa, Momotarō secara berturut-turut bertemu dengan anjing, monyet, dan burung pegar.

Setelah menerima kue dari Momotarō, anjing, monyet, dan burung pegar mau menjadi pengikutnya. Di pulau raksasa, Momotarō bertarung melawan raksasa dengan dibantu anjing, monyet, dan burung pegar. Momotarō menang dan pulang membawa harta milik raksasa.


3. Kintaro

Kintaro adalah tokoh cerita rakyat Jepang berupa anak laki-laki bertenaga superkuat. Ia digambarkan sebagai anak laki-laki sehat yang memakai rompi merah bertuliskan aksara kanji emas. Di tangannya, Kintaro membawa kapak (masakari) yang disandarkan ke bahu. Ia juga kadang-kadang digambarkan sedang menunggang beruang.

Cerita Kintaro dikaitkan dengan perayaan hari anak laki-laki di Jepang. Kintaro dijadikan tema boneka bulan lima yang dipajang untuk merayakan Hari Anak-anak. Orang tua yang memajang boneka Kintaro berharap anak laki-lakinya tumbuh sehat, kuat, dan berani seperti Kintaro. Selain itu, Kintaro sering digambarkan menunggang ikan koi pada koinobori.

Cerita Kintaro konon berasal dari kisah masa kecil seorang samurai bernama Sakata Kintoki dari zaman Heian. Menurut legenda, ibunya adalah seorang Yama-uba yang hamil akibat perbuatan dewa petir Raijin. Kisah lain mengatakan, ibunya melahirkan bayi Kintaro dari hasil hubungannya dengan seekor naga merah.


4. Issun Bōshi

 

 

Menurut cerita Issun Bōshi yang umum diketahui orang, pasangan suami istri lanjut usia yang tidak punya anak memohon kepada Sumiyoshi no Kami agar diberi anak. Permintaan mereka dikabulkan, dan lahir seorang anak yang tinggi tubuhnya hanya 1 sun (ukuran panjang yang setara dengan 3 cm). Anak itu ternyata tidak mau besar-besar, dan tingginya tetap 3 cm sehingga diberi nama Issun Bōshi yang berarti "biksu satu sun".

Pada suatu hari, Issun Bōshi ingin menjadi samurai. Ia pergi ke Kyoto membawa pedangnya berupa sebatang jarum, dan berlayar dengan perahu dari mangkuk kayu yang didayung dengan sebilah sumpit. Di Kyoto, ia diterima bekerja oleh sebuah keluarga yang tinggal di rumah besar dan mewah. Ketika putri dari keluarga tersebut ingin pergi ke kuil, Oni bermaksud menculiknya. Issun Bōshi berkelahi dengan Oni untuk melindungi sang putri. Oni menelan tubuh Issun Bōshi. Bagian dalam perut Oni ditusuk-tusuk oleh Issun Bōshi. Oni yang merasa kesakitan meminta Issun Bōshi untuk berhenti menusuk-nusuknya. Oni menyerah dan memuntahkan kembali Issun Bōshi.

Oni melarikan diri ke gunung setelah meninggalkan sebuah palu ajaib. Palu itu disebut Uchide no Kozuchi yang bisa mengabulkan permintaan atau mengeluarkan uang bila diayunkan. Issun Bōshi menggunakan palu ajaib untuk mengubah tubuhnya menjadi seukuran laki-laki dewasa. Issun Bōshi menikahi sang putri dan hidup bahagia selamanya. Mereka berdua bisa mendapat makanan enak dan uang berlimpah hanya dengan mengayunkan palu ajaib.


5. Oni

 

Shuten Dōji adalah oni yang kabarnya tinggal di Provinsi Tamba. Ia juga digambarkan memiliki tanduk dengan rambut merah di kepala yang tumbuh menjadi satu dengan kumis, janggut, cambang, dan alis. Tangan dan kakinya seperti tangan dan kaki beruang. Walaupun demikian, orang mulanya tidak tahu sosok oni yang sebenarnya. Pada mulanya, oni adalah sosok yang tidak terlihat, dan berasal dari kata "onu". Ia kadang-kadang digambarkan sebagai pria tampan atau wanita cantik yang suka memangsa laki-laki atau perempuan muda yang sedang diingininya. Gambaran tentang oni yang sekarang diketahui orang diperkirakan bercampur dengan sosok raksasa.

Oni dalam cerita rakyat sering digambarkan berkulit merah dengan rambut pirang atau coklat tua. Sosok oni diperkirakan berasal dari penampilan bajak laut yang datang dari perairan sekitar Rusia. Kulit mereka yang putih menjadi merah setelah terbakar matahari. Penduduk setempat yang belum pernah melihat orang asing mengira mereka adalah oni.


6. Tamamo-no-mae

 

Tamamo-no-Mae adalah figur legendaris dalam mitologi Jepang dan cerita rakyat Jepang. Di Otogizoshi, kumpulan prosa Jepang ditulis selama periode Muromachi. Ia dikatakan sebagai wanita paling cantik dan pintar di Jepang. Tubuh Tamamo-no-Mae secara misterius baunya selalu enak, dan pakaiannya tidak pernah kotor. Tamamo-no-Mae tidak hanya cantik, tetapi ia juga bijaksana. Walaupun usianya hanya berusia dua puluh tahun, tak ada pertanyaan yang tidak dapat ia jawab. Tamamo-no-Mae adalah sesosok Kitsune (rubah).

J-Dangdut (ternyata di Japan juga ada dangdut lo)


J-Dangdut? Ya, huruf J nya itu mewakili Japan, seperti halnya pada J-Pop dan J-Rock. Entah benar atau tidak bahwa musik Dangdut itu sudah go internasional, tapi yang jelas di Jepang sana sudah ada band-band dangdut lokal. Memperkenalkan band dangdut Jepang yang paling tersohor.. O.M Ranema (Orkes Melayu Rakyat Negeri Matahari) dulunya bernama O.M Eksis. Berikut kopi paste dari situs resminya :
http://home.att.ne.jp/orange/Raj_Hikomar/omr.html :

O.M.Ranema Profile
The members of [Tokyo World Music Club] started a dangdut band named O.M.EKSIS in October 1996. This band was five-people unit.They were Guru Yoshioka, Dr.Cinta Saitoh, Hamdan Ohki, Obatty Azuma and Vera.In September 1998, they broke up the group O.M.EKSIS.Then in January 1999, the new band, O.M.RANEMA(Rakyat Negeri Matahari),was formed by some members from O.M.EKSIS and some new players.

Members :

* Hamdan Ooki (Guitar)
* Kasep Ohya (Guitar)
* EBIZO (Bass)
* Bintan balu Nakamura (Mandolin)
* Hide shindoh (Percussions)
* M Yokota (Gendang)
* Dorce.AB (Keyboards)
* Emily Chang (Keyboards)
* C Endoh (Suling)
* Venndy (Vo)
* Yuki Shara (Vo)
* Ukulele Windii (Vo)
* Erika A (Vo)

Ampun deh… nggak kuat lihat list namanya.. Kasep? Dorce? Yuki Shara? Selain mereka, ada satu lagi Band Dangdut baru yang bernama Hati93 Dangduter. Tapi nggak banyak info yang bisa didapat tentang Band yang satu ini. Tapi yang jelas mereka pernah mangung bersama dengan O.M Ranema. Posternya bisa dilihat di sini. Di situ Dikatakan O.M Ranema itu asli, sedangkan Hati93 Dangduters itu koplo. mbuh, entah apa maksudnya Belum pernah lihat sendiri sih jenis musiknya seperti apa? Apa banyak memasukkan kata-kata Bahasa Indonesia sebagaimana mereka banyak memasukkan kata Bahasa Inggris dalam J-Pop dan J-Rock? Tapi di Blognya Toni, ada clip Youtube performance Band bernama Drunk Girls yang kalau didengarkan ternyata dangdut banget. Pertama kali terdengar seperti Band Go! Go! 7188 yang memang mempunyai pengaruh Enka (konon, musik Enka itu dekat dengan Dangdut), tapi setelah didengarkan lagi kok lain.. ini sih memang mirip dangdut! Ini klipnya :



Ini Lirik nya

bang, dare kara no sms bang
bang, “honey” to kaite aru sms yo
bang, kanojo kara nano deshou
bang, kimochi iya ni nacchau yo

bang, onegai kotae wo dashinasai
denakereba keitai wo sutecchau yo
bang, ima shojikini oshiete kurenai
hontouni suki nara…

Kimi to hanashiattara
Iiwake nante umai yo ne
Uso made itte shimatte
Zutto zutto uso bakari

Bango ga machigai lah
Dareka no joudan lah
Bango ga machigai lah
Dareka no joudan lah

Kore kara, kimi no keitai wa atashi no mono da



Sebagai orang Indonesia aku jelas bangga! Musik dangdut bisa digemari di negeri luar. Kadang apa yang berbeda itu memang menarik. Apalagi Jepang memang terkenal nggak malu-malu untuk mengadaptasi sesuatu. Namun ada satu yang kuminta dalam doaku. Tolong musisi Jepang mainstream saat ini jangan ikut-ikutan berdangdut ya. Sulit rasanya menjalani hidup kalau melihat L’arc~en~ciel menyanyi dangdut duet dengan Meggy Z atau Ayumi Hamasaki nge-jam bareng Trio Macan wakakaka..

Tapi dari referensi musik mereka, yang bisa di lihat di sini dan di sini, sepertinya referensi musik mereka sudah agak ketinggalan, ada Elvi Sukaeshi, Endang Wijayanti, Rita Sugiarto, Herlina Effendy, Kendedes Group dll. Jaman kapan itu ya? Trio macan jelas belum ada. Mungkin nyarinya memang susah. Aku paham betul hal itu. Sebagaimana aku sangat susah, harus banting tulang dan peras keringat untuk mencari lagu2 band indie Jepang, macam Advantage Lucy, Swinging Popsicle, Spangle Call Lili Line dsb.. Ah, rumput tetangga memang kadang selalu lebih hijau…

dan berikut adalah Vokal group jepang yg menyanyikan lagu Dangdut Indo dengan Versi bahasa mereka..

Versi Dangdut indo




Versi Dangdut Japan

aya ueto pun ikut berdendang


sumber

Hiromi, Pesinden Asal Jepang

Profil Hiromi Kano pesinden Jepang.

Hiromi Kano, pesinden Jepang. Bila mendengar nama sinden atau waranggana wayang kulit, tentu sebagian orang akan membayangkan sosok wanita Jawa yang fasih menembang dalam bahasa Jawa. Namun warga Jepang bernama Hiromi Kano mahir nyinden. Selama 13 tahun, ia malang melintang dari panggung ke panggung pertunjukan wayang.

Hiromi mengaku tertarik dengan dunia sinden dan wayang kulit karena tidak jauh berbeda dengan kesenian di negaranya. Selain itu menghibur banyak orang menjadi cita-citanya. Awal mula ketertarikan Hiromi pada seni pewayangan dimulai saat kuliah di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Solo pada 1996.

sumber

Perbedaan yang Mencolok Antara Budaya Jepang dengan Indonesia


Ada banyak hal perbedaan antara budaya Jepang dengan Indonesia, namun disini vero hanya menampilkan beberapa saja.

1. Ketika di kendaraan umum:
Jepang: Orang-orang pada baca buku atau tidur.
Indonesia: Orang-orang pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.

2. Ketika makan dikendaraan umum:
Jepang: Sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.
Indonesia: Dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.

3. Ketika dikelas:
Jepang: Yang kosong adalah bangku kuliah paling belakang.
Indonesia: Yang kosong adalah bangku kuliah paling depan.

4. Ketika dosen memberikan kuliah:
Jepang: Semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.
Indonesia: Tengok ke kiri, ada yang ngobrol. Tengok ke kanan, ada yg baca komik. Tengok ke belakang, pada tidur. Cuma barisan depan aja yang anteng dengerin, itu pun karena duduk pas di depan hidung dosen!

5. Ketika diberi tugas oleh dosen:
Jepang: Hari itu juga siang atau malemnya langsung nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.
Indonesia: Kalau masih ada hari esok, ngapain dikerjain hari ini!

6. Ketika terlambat masuk kelas:
Jepang: Memohon maaf sambil membungkukkan badan 90 derajat, dan menunjukkan ekspresi malu dan menyesal gak akan mengulangi lagi.
Indonesia: Slonong boy & slonong girl masuk gitu aja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.

7. Ketika dijalan raya:
Jepang: Mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). Padahal jepang kan negara produsen mobil terbesar di dunia, mobilnya pada ke mana ya?
Indonesia: Jalanan macet, sampai-sampai orang susah nyebrang & sering keserempet motor yg jalannya ugal-ugalan.

8. Ketika jam kantor:
Jepang: Jalanan sepiiiii banget, kayak kota mati.
Indonesia: Ada Oknum pake seragam coklat2 pada keluyuran di mall-mall.

9. Ketika buang sampah:
Jepang: Sampah dibuang sesuai jenisnya. Sampah organik dibuang di tempat sampah khusus organik, sampah non organik dibuang di tempat sampah non organik.
Indonesia: Mau organik kek, non organik kek, bangke binatang kek, semuanya tumplek jadi satu dalam kantong kresek. (make it simple hahahaa)

10. Ketika berangkat kantor:
Jepang: Berangkat naik kereta/bus kota. Mobil cuma dipakai saat acara liburan keluarga atau acara yang bersifat mendesak aja.
Indonesia: Gengsi dooonk... Masa naik angkot?!

11. Ketika janjian ketemu:
Jepang: Ting...tong... semuanya datang tepat pada jam yg disepakati.
Indonesia: Salah satu pihak pasti ada dibiarkan sampai berjamur & karatan gara-gara kelamaan nunggu!

12. Ketika berjalan dipagi hari:
Jepang: Orang-orang pada jalan super cepat kayak dikejar doggy, karena khawatir telat ke tempat kerja atau sekolah.
Indonesia: Nyantai aja cyinn...! Si boss juga paling datangnya telat!
 
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012 Bakapedia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger